
Pada tulisan saya sebelumnya tentang banyaknya file audio rekaman kajian Islam dengan pemahaman Salafiyah Ahlus Sunnah wal Jama’ah yang dapat kita download dari internet dengan mudah. Alhamdulillah.
Ada beragam Asaatidzah (para ustadz) yang menjadi narasumber / pemberi materi, namun mereka tetap bersatu dengan pemahaman yang sama, yaitu dengan berlandaskan AL-QUR`AN dan AS-SUNNAH (Hadits-Hadits) yang shahih, dengan mengembalikan pemahamannya kepada pemahaman Salaful Ummah (generasi awal / pendahulu umat Islam) yaitu tiga generasi awal yang telah dikabarkan oleh Allah dan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam sebagai generasi terbaik umat ini.
Sekadar melanjutkan tentang rekaman Kajian-Kajian Islam tersebut, mungkin ada dari kita yang bertanya-tanya. Biasanya asaatidzah (para ustadz) pemberi materi tersebut direkam di mana? Biasanya mengisi Kajian rutin di mana? Atau bagaimana latar belakang mereka? Atau di mana saja mereka mengisi Kajian Islam?
Di antara file-file audio ada yang merupakan hasil rekaman di masjid di mana acara kajian islam rutin diselenggarakan, ada juga yang direkam dari daurah atau tabligh akbar. Biasanya yang merekam adalah para audience (pendengar) atau panitia penyelenggara yang biasanya mereka adalah santri.
Ada juga yang direkam pada saat Khutbah Jum’at. Ada juga yang lainnya (yang menurut dugaan saya) itu adalah hasil rekaman siaran radio pondok pesantren bermanhaj Salaf yang terkait.
Para pembicaranya, adalah para ustadz yang sangat berkompeten di bidangnya. Mereka adalah ustadz-ustadz yang sangat berbobot ilmunya dan sangat mendalam. Ada di antara mereka yang lulusan Universitas Madinah, ada yang pernah dalam jangka waktu yang lama berguru langsung kepada seorang ‘alim ‘ulama Ahlus Sunnah seperti Syaikh Shalih bin Fauzan ‘Abdillah Al-Fauzan, ‘ulama Ahlus Sunnah Ahli Hadits di Yaman (yaitu Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i — semoga Allah merahmati beliau), atau berguru dari ‘ulama-’ulama bermanhaj Salaf lainnya.
Lanjutkan membaca ‘TENTANG PARA USTADZ DALAM REKAMAN KAJIAN AHLUS SUNNAH’